Senin, 19 Juli 2010

Ginjal + keterangan


Ginjal adalah organ yang memiliki kemampuan yang luar biasa, diantaranya sebagai penyaring zat-zat yang telah tidak terpakai (zat buangan atau sampah) yang merupakan sisa metabolisme tubuh. Setiap harinya ginjal akan memproses sekitar 200 liter darah untuk menyaring atau menghasilkan sekitar 2 liter ‘sampah’ dan ekstra (kelebihan) air. Sampah dan esktra air ini akan menjadi urin, yang mengalir ke kandung kemih melalui saluran yang dikenal sebagai ureter. Urin akan disimpan di dalam kandung kemih ini sebelum dikeluarkan pada saat Anda berkemih.
Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis yang terdiri atas bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman) dan bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal.Ren (ginjal) ada sepasangn dan menempel pada dinding dorsal rongga perut didaerah pinggang. Ginjal terjadi dari metanephros. Dari ren berjalan ureter yang bermuara kedalam vesica urinaria. Vesica urinaria terdapat didalam cavum pelvis. Dari vesica urinaria berjalan satu uerthra yang bermuara keluar, pada orang lelaki pada ujung penis, pada orang perempuan pada dasar vestibulus vaginae. (Radiopoetro, 1996)
Fungsi utama ginjal adalah mengekresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya ammonia. Ammonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam, melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. Selain itu, ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan, misalnya vitamin yang larut dalam air; mempertahankan cairan ekstraseluler dengan jalan mengelluarkan air bila berlebihan; serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Sekresi dari ginjal berupa urine.
Hewan yang menekresikan ammoniak dalam bentuk utuh disebut sebagai amonotelik. Ammoniak tidak boleh menumpuk didalam seekor hewan karena senyawa ini sangat toksik. Metabolisme karbohidrat dan lemak yang merupakan dua komponen nutrisi utama pada hewan, akan menghasilkan CO2 dan air sebagai produk “buangan”. CO¬2 dikeluarkan pada saat ekshalasi (menghembuskan nafas) dari paru-paru; sedangkan air dikeluarkan oleh organ ekskretori. Dalam berbagai kejadian, metabolisme menghasilkan air sebagai senyawa berharga, disamping anggapan sebagai bahan buangan. Sebaliknya, metabolisme yang mengandung nitrogen terutama protein dan asam inti hanya sedikit.
Hal ini merupakan sesuatu tantangan bagi hewan karena hewan tidak bisa menyimpan kelebihan asam amino. Asam amino akan diubah menjadi suatu senyawa yang kemudian melalui proses metabolisme menjadi glukosa. (Darmadi Goenarso, 2005)
Metabolisme ini lebih tepat dikatakan sebagai reaksi de-aminasi, yang akan menghasilkan amoniak (NH3). Reaksi deaminasi dapat terjadi langsung atau dapat pula melalui reaksi trans-de-aminasi, dimana satu asam amino diubah menjadi asam amino lain yang kemudian di deaminasi menjadi amoniak.
Serupa dengan hal yang diatas maka bila asam inti (purin atau pirimidin) dipecah, pasti akan dihasilkan amoniak. Karenanya hewan harus menghadapi amoniak (senyawa toksik) yang berbentuk inti. Hewan menanggulangi amoniak dengan salah satu dari tiga cara, yaitu : dengan mengekresikannya secara utuh (tidak diubah); atau dengan mengubahnya keasam urat sebelum diekresikannya. (Darmadi Goenarso, 2005)
Bentuk ginjal seperti kacang merah, jumlahnya sepasang yang terletak dirongga perut sebelah kanan depan dan kiri depan ruas-ruas tulang belakang bagian pinggang. Ginjal kan lebih rendah daripada ginjal yang sebelah kiri, karena diatas ginjal sebelah kanan terdapat hati, ginjal berbentuk seperti biji ercis dengan panjang sekitar 10 cm dan berat sekitar 200 gram. Fungsi ginjal yang utama adalah Mengekresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh, seperti urea, asam urat, amoniak, creatinin, garam anorganik, bakteri, dan obat-obatan, Mengekresikan kelebihan gula dalam darah, Membantu keseimbangan air dalam tubuh, yaitu mempertahankan tekanan osmotik ekstraseluler, Menngatur konsentrasi garam dalam darah dan keseimbangan asam dan basa darah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar